Pencarian

Translate

Sabtu, 05 Maret 2016

Membuat Texture Dengan Pattern Di Photoshop

Assalammu’alaikum Wr.Wb.

Selamat Datang di tutorial Adobe Photoshop.

Pada tutorial kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara membuat texture batik dengan motif yang dibuat sendiri. Caranya hanya menggunakan “pattern”. Misalnya di aplikasi photoshop kamu memiliki pattern yang sedikit, kamu bisa menambahkannya dengan hasil karya kamu sendiri. Karena pattern inilah yang dapat membuat texture batik tersebut.

Bagus tidaknya hasil motif tersebut tergantung juga pada kemampuan menggambar kamu.

Oke, langsung saja saya mulai tutorialnya :

1. Buka dahulu aplikasi photoshopnya. Kemudian pilih menu File > New > dan ubah nama serta atur lebar dan tinggi > kemudian klik OK.

Untuk lebar dan tinggi sebaiknya harus sama dan tidak besar ukurannya, dikarenakan nanti menggambar hanya 1 bentuk saja.


2. perbesar dengan di zoom, kemudian buat layer  baru (dilingkarin) > ubah namanya menjadi motif.


3. Saatnya mulai menggambar, dalam hal menggambar ini yangsaya gunakan adalah Pen Tool, buatlah gambar sesuai kenginan anda. Kalau punya saya seperti gambar dibawah ini :

untuk mengatur titik dari Pen Tool bisa menggunakan Direct Selection Tool dan Path Selection Tool, fungsinnya sudah saya posting dengan judul “Tool Photoshop”. Jika punya kamu gambarnya tidak sama tidak apa-apa.


4. jika sudah, silahkan Tekan “Ctrl+Enter”. Tombol tersebut dapat membuat path yang sudah dibuat menjadi hasil seleksi.

Perbedaan “Ctrl+Enter” dengan “Sroke Path” :
- Ctrl+Enter dapat membuat path yang dibuat menjadi hasil seleksi.
- Stroke path dapat membuat garis lukisan sesuai jalur path yang dibuat.

5. pilih brush tool, kemudian atur besar kecilnya ukuran brush serta atur pula warnanya sesuai keinginan anda. Tinggal mewarnai saja, tenang, coretan tersebut tidak akan keluar dari dalam seleksi, jika masih ada seleksinya.

Jika sudah diwarnai, untuk menghilangkan seleksinya Tekan “Ctrl+D”. untuk kembali lagi ke seleksi Tekan “Ctrl+Enter” lagi, yang penting pathnya masih ada.

6. lalu simpan motif anda sebagai pattern, dengan cara pilih menu Edit > klik Define Pattern > ubah namanya sesuai keinginan anda. > lalu klik OK.

Otomatis motif yang kamu buat akan disimpan sebagai pattern.

7. sekarang saatnya mencoba pattern yang telah anda buat tadi. Dengan cara buat baru dengan ukuran lebar dan tinggi yang besar. Kemudian klik OK.


8. Buat layer baru, kemudian beri nama dengan “Texture”. Jika sudah, beri warna pada layer texture tersebut. Dengan cara memilih Paint Bucket tool > klik Saja Canvasnya. Otomatis akan berubah warnanya.


9. jika sudah, klik kanan mouse pada layer Texture > pilih Blending Option > centang dan pilih Texture >  klik gambar pattern > pilih gambar pattern yang kamu buat > kemudiaan Klik OK.


Untuk masalah Besar kecilnya serta Tebal tipis pattern tersebut, kamu bisa merubah nilai pada “Scale” dan “Depth”. Cara ini warna pada pattern tidak akan keluar, karena cara ini, pattern tersebut akan terlihat timbul pada canvas.
Hasilnya akan seperti ini,  :


10. Cara Lain yaitu, mem-Fill canvasnya. Caranya : Pilih Paint Bucket Tool > pada option diatas pilih pattern > klik gambar disebelahnya > pilih pattern yang kamu buat > klik Canvas Texture Tersebut


hasilnya seperti gambar diatas.

Jika sudah, kamu bisa menyimpan hasil karya kamu.

Sekian Tutorial Dari saya, semoga bermanfaat bagi pengguna Photoshop, mohon maaf bila ada kata yang tidak enak untuk dibaca. Terus semangat dalam hal mencari ilmu.

Wassalammu’alaikum Wr.Wb.

Jumat, 04 Maret 2016

Membuat Bendera + dapat berkibar Di Cinema 4D

Assalammualaikum Wr.Wb.

Selamat Datang di tutorial Cinema 4D.
Tutorial kali ini membahas tentang membuat bendera dan membuat bendera tersebut dapat berkibar.

Bagi anda yang merasa kebingungan bagaimana cara membuat bendera. Di tutorial ini hanya membutuhkan 3 objek saja, yaitu : kayu, bendera dan anginnya.
Dalam tutorial ini, sebaiknya anda harus paham tool yang terdapat pada Cinema 4D. Walaupun tidak semuanya tahu tidak apa-apa.

Oke langsung dimulai saja :

1. Buka dahulu aplikasi Cinema 4D.



2. klik tahan sebentar yang gambar kotak > pilih Cylinder. Pakai oil tank atau capsule juga tidak apa-apa. Objek ini yang nantinya dijadikan kayu / tongkat.


3. akan muncu bentuk cylinder.. dilanjutkan dengan mengubah Tinggi (Height) dan Diameternya (Radius), sampai bentuk objeknya panjang dikit dan diameternya tidak terlalu besar.


Height segment untuk membuat berapa banyaknya edge yang berada di tengah objeknya, sementara Radius untuk membuat banyak sedikitnya polygon, semakin banyak semakin hard poly. Begitupun sebaaliknya.

4. dilanjutkaan dengan membuat objek benderanya, caranya sama seperti membuat cylinder tapi yang dipilih adalah plane.


5. atur lebar (width) dan tinggi (height) sehingga bentuknya seperti pesegi panjang. Dan sebaiknya jumlah segment besar, dikarenakan banyak sedikitnya segment akan mempengaruhi lekukan kainnya. Sementara Orientationnya jadi -x supaya objeknya tegak.


6. Geser objek planenya ke atas cylinder tersebut. Tapi tidak terlalu keatas.


7. pilih objek cylinder > klik kanan mouse > pindahkan kursor ke “cloth tags” > pilih “collider”. Fungsi collider ini agar kain yang jatuh nanti tidak akan menembus kayu tersebut.


8.Jika sudah, pilih objek plane > klik kanan mouse >  arahakn kursor ke cloth tags > dan pilih cloth.


Catatan : kedua objek tersebut dipilih, kemudian tekan “C” pada keyboard, supaya kedua objek tersebut bisa ke mode edit.

9. pilih objek plane > pilih vertex mode (paling kiri) > pilih selection (di paling atas). Kemudian seleksi vertex pada planenya (hanya bagian pinggirnya saya).


10. pilih objek plane > klik ikon cloth (samping objek) >  pada Attribute, pilih menu Dresser > klik Set pada Fix Point.


Jangan lupa untuk menambahkan juga collider pada objek plane.
Kemudian ganti nama Plane menjadi kain / bendera dan Cylinder menjadi Tongkat / kayu.
Jika sudah, objek kain tersebut akan jatuh seperti kain taip bagian ujung yang di seleksi tadi menetap posisinya.

11. efek kain sudah ada, tapi belum bisa berkibar. Cara supaya dapat berkibar dengan ditambahkannya objek angin (wind). Klik tahan lama sedikit icon yang bergambar kotak terdapat partikle > pilih Wind.


12. pindahkan objek angin tersebut disamping bendera. Arah anginnya berada pada koordinat Z axis, jika koordinat Z axis mengarah ke depan, tinggal diputar saja sehingga ke arah samping. Kemudian atur kecepatan anginnya pada bagian attribute.


13. jika di jalankan, objek anginnya perputar, tapi bendera masih belum berkibar. Disini ada yang ketinggalan. Klik icon cloth pada objek bendera > di attribute, pilih menu Expert > kemudian pindahkan objek Wind ke dalam box Include.


14. Sampai disini bendera yang dibuat sudah bisa berkibar. Tapi saat berkibar bendera terlihat elastis. Supaya tidak elastis, pada attribute bendera > pilih menu Tag kalian bisa buah nilai pada interation maupun yang lainya. Sampai terlihat rapih saat berkibar.


Pada menu Force, juga mempengaruhi arah angin pada objek bendera tersebut. Kamu tinggal mencoba-coba untuk merubah nilainya sampai efek kibaran jadi terlihat bagus. Untuk masalah texture hanya tinggal memasukan gambar saja ke objek bendera maupun kayu tersebut.

Sebenarnya icon collider pada objek bendera tidak usah juga tidak apa-apa.

Supaya tidak berat untuk menjalankan, kamu bisa di Chase-in pada menu chace > Calculate chace. Dan tunggu hingga proses selesai, jika sudah tinggal di jalankan.

Jika sudah selesai, tinggal simpan hasilnya.

Sekian Tutorial dari saya, semoga bermanfaat bagi pengguna Cinema 4D. Mohon maaf bila ada kata yang tidak enaak untuk dibaca. Teruslah semangat untuk mencari ilmu.

Wasslammu’alaikum Wr.Wb.

Kamis, 03 Maret 2016

Membuat kain di photoshop

Assalammu’alaikum Wr.Wb.

Selamat datang di tutorial adobe photoshop.
Tutorial kali ini akan membahas tentang membuat kain. Mungkin kain tersebut tidak terlalu real (nyata). Hasilnya seperti gambar dibawah ini :


di tutorial nanti, hasli bentuk gambarnya akan berbeda dari yang di atas, karena saya membuat dahulu sebelum mengetik postingan ini.
Pada tutorial ini cukup mudah karena tidak perlu banyak layer yang dibuat.

Oke, tanpa panjang lebar langsung saja dimulai...

1. buka dahulu aplikasi photoshopnya.

2. pilih menu File > New > Masukan nama (terserah) > lalu masukan saja misal panjang dan lebar 100 mm. > klik OK.


2. jika sudah, buatlah layer baru kemudian ganti namanya dengan nama warna. Pada layer ini yang nantinya sebagai warna utama pada pembuatan kain tersebut.


3. pilih paint bucket tool (dilingkaran), ubah warnanya, kemudian klik pada kanvas putih tersebut. Otomatis warnanya akan berubah.



4. buat layer baru lagi dengan nama kain. Pada layer ini akan membuat efek tekukan sehingga terlihat seperti kain.


5. jika sudah, pilih gradient tool > ubah warna primer jadi warna hitam dan warna putih pada warna sekunder >  mode pilih “difference”.



6. selanjutnya pada tapah ini hanya perlu klik sambil geser berulang – ulang. Bisa disebut membuaat gradient berulang kali. Misal dari kiri ke kanan, lalu dari kiri ke kanan lagi, arahnya tidak lurus tidak apa-apa. sehingga membentuk seperti lekukan kain. Banyak - sedikitnya lekukan tergantung pada berapa kali klik - geser tersebut.


7. jika sudah terlihat bentuk kainnya, langkah selanjutnya ubah normal ke hard light (berada dibawah tulisan layer).


Selesai, hasil punya saya seperti ini :


hasil punya kamu bentuknya berbeda, dikarenakan berapa banyaknya serta arah geser saat membuat gradient berulang.

Dalam teknik membuat efek kain tersebut kamu latihan ber-eksperiment pada gambar / foto supaya menghasilkan gambar yang berbeda, misalnya : membuat baju, rok, celana, kerudung. Seperti hasil editan saya ini :


Sekian tutorial dari saya, semogaa bermanfaat bagi pengguna photoshop. Mohon maaf bila ada tulisan yang tidak enak untuk di baca. Tetap harus semangat dalam hal mencari ilmu.

Wassalammu’alaikum Wr.Wb.

Rabu, 02 Maret 2016

Menggambar Pocong di photoshop

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Selamat Datang di tutorial Adobe Photoshop.

Kali ini saya akan membahas tentang menggambar di photoshop. Dalam hal menggambar di photoshop, tool yang sering digunakan yaitu :

1. Brush
2. Pencil
3. Eraser

dari ketiga tool tersebut, mungkin postingan kali ini sering menggunaka pen tool.
dan jika untuk menghasilkan gambar yang bagus bisa menggunakan tool yang lain. Bagus tidaknya sebuah gambar, tergantung pada tingkat ketelitian serta kesabaran dalam hal menggambar.

Pada postingan kali ini, saya akan menggambar sebuah pocong. Tenang, pocong tersebut tidak menggigit dan menyeramkan. Justru pocongnya imut :v

Oke, langsung dimulai saja.

1. buka dahulu aplikasi photoshop-nya.

Yang saya gunakan adobe photoshop cs5, selain cs5 tidak apa-apa yang penting versi cs.


2. pada menu, pilih file > new, kemudian masukan nama terserah kamu, lalu masukan pula height (Tinggi) dan weight (Lebar). Kemudian klik OK.


3. akan muncul lembar kertas yang kosong. Selanjutnya pilih new layer terlebih dahulu supaya tidak meniban backgroun-nya (yang ditandai lingkaran), akan muncul “layer 1”. Kemudian pilih “Pen Tool”.


4. Sebelum menggambar, sebaiknya di zoom terlebih dahulu dengan tombol “Ctrl +” untuk Zoom In dan “Ctrl -” untuk Zoom in.


5. Saatnya Menggambar, dalam menggunakan Pen Tool ada berbedaan bentuk tergantung pada hasil klik pada mousenya.


6. pertama-tama, Setting besar kecilnya brush maupun ketebalannya. Dengan cara klik ikon brush tool, kemudian tinggal atur ukuran (size) dan ketebalannya (Hardness). Supaya nanti hasil yang dibuat oleh path tersebut akan menghasilkan coretan brush.


Kalau pakai pencil tidak apa-apa.

7. Buat bagian kepala dahulu.Buatlah seperti bentuk lingkaran. Sebenarnya kepala bisa dibuat pakai shape dengan bentunk lingkaran. Tapi jika ingin bentuk yang berbeda dari lingkaran bisa menggunakan pen tool ini.


8. kembali lagi di icon pen tool, klik pada gambar yang kamu buat > pilih Stoke Path > akan muncul tab baru, kemudian tool pilih brush > lalu klik OK.

Maka hasilnya jadi seperti ini :
besar kecilnya garis tergantung pada yang tadi sudah diatur pada brush. Pada No. 6 tersebut.


9. ganti nama layer menjadi “kepala” dengan cara double klik pada namanya atau klik kanan pilih tulisan “Rename”.


10. jika sudah, tinggal di fill atau diwarnai bagian kepalanya. Dengan cara klik icon bucket tool > atur warnyanya (sesuai keinginan) > lalu klik sektar dalam lingkaran pada gambar.


11. langkah selanjutnya, buat layer yang baru. Kemudian ganti namanya dengan badan.
Buatlah bentuk badannya dengan cara yang sama seperti kepala, tapi dengan bentuk yang berbeda. Saat klik kanan, pilih stroke sub path. Kenapa namanya jadi “stroke sub path” bukan “stroke path”. Karena, masih ada bentuk path yang berbentuk kepala, bisa di bilang terdapat lebih dari 1 path.

Pilih stroke sub path > tool pilih brush > lalu pilih OK, jika sudah warnai dengan bucket tool. Maka hasilnya seperti dibawah ini :


12. kemudian buat laer baru untuk tangan serta kain ikatan yang berada di atas dan di bawah. Seperti gambar berikut. Caranya sama seperti membuat kepala maupun badan.


13. dilanjutkan dengan membuat mata dan mulut, buat dahulu layer baru. untuk mata dan mulut bisa juga pakai pen tool dengan cara yang sama. Tapi saya langsung pakai brush. Dengan cara klik sambil geser sehingga berbentuk gambar.


14. kelihatannya masih berantakan, yaitu masih ada garis gari yang menyatu. Pada setiap layer photoshop. Gambar pada Layer yang atas akan meniban/menimpa gambar pada layer yang bawah. Sehingga perlu disusun layer agar membentuk gambar seperti dibawah ini.


Selesai, tingal disimpan hasil karya kamu.

Catatan :
- untuk memilih path pakai icon “Path Direction Tool” dengan tool ini, path yang sudah kamu buat bisa di ubah bentuknya.

Sekian tutorial dari saya, semoga bermanfaat bagi pengguna photoshop.
Maaf, jika ada kata yang tidak enak untuk dibaca.

Wassalammu’alaikum Wr.Wb.

Tool Photoshop part 3

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Selamat Datang Kembal di tutorial Adobe Photoshop bagian ke tiga. Yang akan saya bahas disini adalah fungsi dari tool Pen Tool sampai foreground Tool.



Oke, Langsung saja saya mulai.
Ada baiknya jika sambil dipraktekan supaya tahu kamu nanti benar-benar paham.

1. Pen Tool
tool ini biasa dipakai untuk membuat beberapa path yang akan membentuk suatu garis. Didalam tool ini ada beberapa tool lain yaitu seperti gambar dibawah ini :


a) Pen tool
tool ini berfungsi untuk membuat beberapa path / titik sambung, yang kemudian akan membentuk suatu garis.
b) Freeform Pen Tool
tool ini juga untuk membuat path, tapi kamu dapat membuat garis secara bebas. Yang nantinya garis tersebut mempunyai beberapa path.
c) Add Anchor Point Tool
fungsi tool ini adalah untuk menambahkan path pada suatu garis yang telah dibuat oleh pen tool.
d) Delete Anchor Point Tool
fungsi tool ini kebalikan dari Add Anchor Point Tool, yaitu menghapus path pada garis yang telah dibuat pada Pen Tool.
e) Convert Point Tool
fungsi dari tool ini adalah untuk merubah sifat path menjadi dapat melengkung maupun sebaliknya.


2. Text Tool
Tool ini biasa digunakan unutk menambahkan suatu kata – kata dalam gambar. Didalam tool ini ada beberapa tool lain seperti gambar dibawah ini :


a) Hotizontal Type Tool
fungsi dari tool ini untuk membuat tulisan secara horizontal / mendatar.
b) Vertical Type Tool
fungsi tool ini untuk membuat tulisan secara vertical / tegak.
c) Horizontal Type Mask tool
fungsi dari tool ini untuk membuat teks secara horizontal. Yang kemudian teks tersebut berubah menjadi selsksi.
d) Vertical Type Mask tool
fungsinya hampir sama seperti Horizontal Type Mask Tool, yang membedakan posisi teksnya secara vertical.

3. Path Selection Tool
tool ini digunakan untuk memilih atau mengedit suatu path yang telah dibuat. Didalamnya ada tool lain seperti gambar dibawah ini :


a) Path Selection Tool
tool ini berfungsi untuk memilih garis path yang telah dibuat.
b) Direct Selection Tool
fungsi dari tool ini untuk memilih path pada garis, yang kemudian kamu bisa edit path pakai tool ini.


4. Shape tool
saya namakan shape tool karena tool ini digunakan untuk membuat bentuk bangun datar. Misalnya seperti persegi, lingkaran, garis lurus, dan lain-lain. Didalam tool ini ada beberapa tool lain seperti gambar dibawah ini :


a) Rectangle Tool
tool ini berfungsi untuk membuat bentuk persegi maupun persegi panjang sesuai keinginan kamu.
b) Rounded Rectangle Tool
fungsi tool ini untuk membuat bentuk persegi maupun persegi panjang, tapi memiliki sudut yang tidak lancip / melengkung.
c) Ellipse Tool
tool ini berfungsi untuk membuat bentuk lingkaran maupun bentuk oval sesuai keinginan kamu.
d) Polygon Tool
tool ini berfungsi untuk membuat segi 3, segi 4, segi 5, sampai segi berapapun sesuai keinginan.
e) Line Tool
fungsi dari tool ini untuk membuat path dengan bentuk garis lurus.
f) Costum Shape Tool
fungsi dari tool ini membuat bentuk koleksi yang tersedia oleh photoshop.

5. Hand Tool
tool ini digunakan untuk menggeser memutar canvas pada layar. Didalamnya ada tool lain seperti gambar dibawah ini :


a) Hand Tool
fungsi Tool ini untuk menggeser canvas pada gambar.
b) Rotate View Tool
fungsi tool ini untuk memutar canvas pada gambar.

6. Zoom Tool
Tool ini dipakai untuk memperbesar maupun memperkacil tampilan gambar pada layar.

7. Set Foreground Tool
tool ini dipakai untuk mengganti warna untuk tool – tool yang lain, seperti brush, paint bucket, color picket dan lain – lain.

Oh ya, ada satu lagi tool yang belum saya tambahkan yaitu :


tool dari gambar diatas adalah untuk memberikan mode mask pada gambar. Jika dalam mode ini aktif, misal kamu menggambar dengan brush, kemudian klik icon lagi, maka gambar yang kamu buat tidak akan menjadi seleksi, tapi selain yang kamu buat akan terseleksi.

Sekian tutorial dari saya. Saya harap tutorial ini dapat membuat kamu semakin bisa dengan photoshop walaupun saya juga masih belajar. Sebelum saya tulis saya coba dahulu masing – masing tool, jadi maaf ya kalau kata-kata nya ada yang membingungkan.

Oke, sampai ketemu lagi di tutorial yang lain.
Wassalammu’alaikum Wr.Wb.


Behind The Scene